• Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit
Blue Orange Green Pink Purple

Merajut Mimpi Menuai Kebahagian

Alice mungkin hidup dalam waktu yang tak bisa dihentikan, ada Cinderella yang terus percaya bahwa hal baik membutuhkan sedikit waktu lebih lama, dihutan ada Belle yang selalu memiliki ketulusan hati, Mulan senantiasa mempercayai menjadi diri sendiri adalah kunci menjadi seorang wanita sejati, sedangakan Elsa bertekad untuk tidak lari lagi dari semua ketakutan. Dan disini ada Aku yang ingin mengubah dunia kecilku yang dingin.





- Nisa Safira Dwihastuti -

Princess Syndrome ( ketika semua orang memberikan sebutan untukku )

..... begitu katanya....

terlahir di keluarga yang biasa-biasa saja, tak ada sedikitpun darah biru yang mengalir didarahku, keturunan ningrat pun bisa dikatakan tidak ada. Hanya saja, Princess syndrome yang kebanyakan orang katakan selalu disematkan untukku. Well, rasanya menyenangkan diberi panggilan princess tapi berlagak seolah princess yang hidup tersesat didunia nyata rakyat jelata bukannlah suatu keinginaku. 

sejujurnya, aku tidak tahan cuaca panas, tempat kotor dan pergi terlalu jauh. lalu aku juga tidak tahu jalan di daerah rumahku sendiri, aku sendiri terjebak dengan kehidupan bubble-ku sendiri, dirumah. aku tidak bisa terlalu capek, aku-pun tidak bisa terlalu banyak melakukan aktivitas. setelah aku menjabarkan hampir semua ini, semua orang akan berguman, ` dirumah jadi putri ya?` ... setiap mendengar itu aku mungkin hanya akan mengeluarkan senyuman palsu yang selalu kulatih (hahaha) dengan wajah mode everything is fine, dan berkata, yaa begitulah terima kasih :)

Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

They may come and leave, then...


aku memang bukan tipe orang yang mudah mengutarakan perasaanku sendiri, meski itupun kepada orang terdekat sekalipun. selepas semua perasaan stress dan kegelisahan yang menghantuiku beberapa hari ini, aku mencoba untuk menulis hal baru yang lebih positif, karena aku selalu yakin bahwa mungkin saja seseorang di belahan dunia--yang mereka saat ini membaca tulisanku bisa sedikit menolong dan memberikan sedikit uluran tangan untuk menjalani hidup yang lebih baik.

tulisan itu belum sempat rampung, sedikit berkeliling setiap file tulisan abstrak yang tertinggal. dibawah ini adalah tulisanku sekitar setahun lalu jika aku tidak salah. ketika semua permasalahan datang dan aku bahkan tidak mampu membendung semua perasaanku sendiri. 

sering aku rasakan perasaan sedih, sepi, dan sendiri. meskipun ada begitu banyak orang disekelilingku. namun mereka tidak lebih dari sekedar orang yang kukenal sekitar beberapa tahun lalu. rasanya aneh, ketika aku menyadari bahwa semua permasalahan itu bermula dari diriku sendiri, dari perasaanku sendiri. semua berpusat dan bermasalah dari diriku sendiri.



Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

Jika kalau boleh...


Ego

mereka yang terdiam membisu. sejuta harapan kosong menghantui setiap penghunjung malam. pertanyaan demi pertanyaan terus datang dan berganti, ada rasa iba dan ego. perasaan keras yang tidak bisa dilunakkan, kau bertanya pada dirimu sendiri tapi mengapa kau tidak mampu mengungkapkan secara langsung? masih bertanya tapi tak sanggup merasakannya atau tidak mau mengakui perasaan itu terus datang dan singgah untuk waktu yang lama?

ego, satu kata yang tidak bisa aku jabarkan selain perasaan yang terus mengikat hatiku dan masa lalu. lalu ikhlas adalah satu tempat yang begitu jauh untukku mencapainya. Waktu adalah tempat keduanya bertemu dan memori hanyalah sang pengadu diantara mereka.

hati ini terasa keras kembali dan hampa. perasaan menyesal dan bersalah kepada diri sendiri mulai berubah menjadi bomerang kepadaku, seolah menuntut pembalasan dan pengakuan. kepada siapa itu semua akan kulakukan dan mungkin telah aku lakukan. rasanya seperti itulah semua bermula dan kini perlahan otakku sudah tak mampu berpikir jernih. 

aku tidak ingin kembali menuju jalan kegalauan dan kebingungan akan diriku sendiri, karena aku tahu bahwa hatikulah yang sedang sakit bukan tubuhku. hati yang lemah dan penuh dengan emosi ego yang tidak habisnya. perasaan bersalah yang mulai berubah menjadi menyalahi sesuatu dan orang lain. sebenarnya apa aku tidak ingin mengakui bahwa akulah sumber dari permasalaha ini? kembali ego yang menutup mataku.


masihkah aku mampu memaafkan diriku sendiri? untuk kesekian kalinya pun aku selalu menuntut keras pada diriku sendiri. apa dan mengapa, pertanyaan yang selalu membuatku merusak diriku sendiri. bagaimana mungkin aku bisa memaafkan orang lain jika aku sendiri belum mampu memaafkan diriku sendiri? 


jika kalau boleh aku ingin kembali merubah diriku sendiri sebelum aku harus berhadapan denganmu, yaa dengan mereka yang selalu menjadi topik kegelisahan malamku. perasaan menyesakan dada karena aku belum mampu memaafkan dan mengikhlaskanmu, mereka. jika kalau boleh jangan ada pertemuan antara kita dalam waktu dekat ini. berikan aku waktu untuk membenahi didalam hatiku sebelum aku mampu mengatakan sesuatu. jika kalau boleh, anggaplah aku dan kita tak pernah berjumpa sebelum ini. biarkan waktu yang menghapus memori dan massa. jika kalau boleh, tolong anggap aku seolah tidak pernah muncul dalam hidupmu karena aku pun akan melakukan hal yang sama.

dan jika kalau boleh, seandainya waktu itu telah tiba tolong sapa aku dengan senyuman dan cukup katakan, `` it`s enough`` lalu kita berjalan di jalan kita masing-masing.
Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

Simbol Pelangi itu, Sejuta Makna tersembunyi



aku mungkin bukanlah orang yang terlalu memperhatikan berita. Bukan karena aku sibuk, aku sering tidak mengidahkan handphoneku dengan banyak di genggam. Tapi lantas aku bukan menjadi tidak menahu tentang apa yang sebenarnya terjadi di dunia ini. Dengan kata lain, info sensasional. Jika aku bisa katakan.

Simbol pelangi yang kini marak bertengger di setiap hastag SNS, semua pro-kontra yang meliputinya, segudang pertanyaan tentang legimentasi dan policy. Aku bertanya jauh kedalam hatiku sendiri, apa makna dari simbol pelangi tersebut. Sungguh aku merasa kaget dan tidak tahu harus berekasi seperti apa. Di satu sisi, sudah beberapa hari semenjak semua simbol pelangi terus menghiasi status dan opini kita di internet. aku bukan berada di posisi untuk berbicara secara ahli, sekedar opini dan perasaan frustasi di dalam hatiku.
Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

Finally, found it.

Finally, I found it. My new family, finally. I said it, and yes I feel it that I found it.

Mungkin mereka tidak lebih tahu tentang diriku selayaknya keluargaku yang sesungguhnya. Dan mungkin, banyak atau sedikit kata dan perbuatan yang telah dan akan menyinggung satu sama lain. Tapi hey, Alhamdulilah kini aku baru benar merasakan setelah hampir 4 tahun untuk mampu mengatakan akhirnyaaa aku menemukan keluargaku, keluarga keduaku disini. Sebelumnya aku hanya mampu mengatakan aku menemukan seorang kakak dan penyelamat hidupku dan seorang saudara. Kini, aku menemukan anggota keluarga lainnya.

Karena hari ini sempat terpikir olehku untuk takdir dan arti dari semua pertemuan dan perpisahan. Sebelum perpisahan itu menyapa, aku ingin mengatakan akhirnyaaa aku menemukan mereka, keluargaku.

Hari demi hari disini terasa cepat dengan hanya hitungan per-empat musim. Rasanya hanya sekejap mata terlewatkan. Di kurun waktu itu pulalah semuanya terasa memberikab arti yang lebih. Setiap harinya, setiap pertemuannya aku belajar mengenal mereka dan diriku sendiri. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki dan aku miliki. Seolah semua sudah seperti itu berjalan apa adanya.

Mereka mengajarkanku dan menunjukkan aku jalan tentang hidup mereka, ilmu yang remeh bagi mereja tapi terasa berisi bagiku, jati diri dan visi hidup mereka sehingga aku sadar bahwa aku lah yang harus mengatakan terima kasih ;). Aku belajar. Belajar tentang hal-hal remeh dan kecil yang tidak pernah kusadari betapa besarnya arti ilmu tersebut.

Mereka yang masih terasa asing olehku namun mereka terasa tidak asing lagi. Mereka yang masih belum aku pahami tentang segala hal dalam hidupnya. Mereka yang masih terasa canggung dalam ingatanku. Mereka yang sebelumnya hanya merasakan keberadaanku sesaat. Mereka yang jarang atau sering aku jumpai di kampus dan di asrama. Mereka yang senantiasa selalu ada disaat semua terasa berat. Mereka yang tanpa aku sadari selalu aku sakiti. Mereka yang selalu berusaha untuk menjadi payung di saat hujan, dan angin di saat panas. Mereka yang masih belum aku pahami dan aku mengenal mereka. Yaa, mereka. Mereka yang akhirnyaaa aku mampu mengatakannya secara keseluruhan sebagai "keluarga".

Sebelum waktu terasa hampa diantara tumpukan foto SNS. Sebelum ada status tertulis. Sebelum semua hanya memori dan penyesalan. Sebelum semua terlambat untuk disampaikan.

Maafkan aku, dan terimakasih :')
Ibarat puzzle, butuh waktu untuk menempatkab puzzle yang tepat. Dan tidak ada artinya jika ada satu puzzle hilang. Itulah keluarga. Yang sesungguhnya. Melengkapi.

Happy Ramadhan 2015
Persiapan master dan shukakusai
Summer ( cuaca anomali)
Selepas shubuh
Nisa safira D
🙏🙏🙏👼

Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

Sesuatu Yang telah membelenggu Kita


"Terkadang yang terlihat itu bukan yang sebenarnya, kadang kala yang tidak terlihatlah yang benar"



Teringat cerita dari peristiwa sebulan ini, aku merasa jauh dari semua yang kini terbayang sebenarnya ada sesuatu yang sudah ada mengikat aku dan orang disekitarku. Betapa lucunya semua hal terlihat jelas ketika aku  mencoba mengambil benang merah diantara aku dan mereka. Takdir. Satu kata yang perbincangan panjang entah untuk masalah apa saja. Takdir yang membelenggu kita terlihat misterius yang sangat sulit dimengerti tapi hingga di titik tertentu itu semua terlihat jelas sekali. Ada sesuatu yang membuat kita semua dipertemukan lalu dipisahkan. Ada cerita dan ada makna dibalik semua peristiwa tersebut.
Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post

Spring Holiday`s Haul Journal

`` you cant start the next chapter of your life if you keep re-reading the last one``

Bulan februari-maret menjadi bulan-bulan terfavorit untuk hampir semua anak mahasiswa di Jepang. Liburan Akhir semester mengakhiri semua perjalanan jauh dari dinginnya musim dingin, siap menyambut hangat musim semi yang akan dipenuhi dengan semangat baru yang akan mengawali semester baru. Warna merah muda akan memenuhi setiap penjuru kota, terutama disini. Di jalan sakuragaoka, Jalan terindah yang pernah kulihat saat aku pertama bertemu dengan Tokyo dan isinya.  Satu blok jalan yang penuh dengan pohon sakura. Tapi sayang awal bulan februari hingga pertengahan bulan masih bisa terasa sedikit dinginnya angin dan suhu pun semakin hari semakin dingin. Semoga musim semi secepatnya datang dan aku pun pastikan untuk menyambut kembali lagi perubahan yang lebih indah seindah bunga sakura :D

Read More 0 comments | Posted by Unknown edit post
Older Posts

Color Paper

  • About
      About me. Edit this in the options panel.
  • It always being me

    Unknown
    View my complete profile

    7 Years Love`s saphirawings

    ``As you always worry, You say that foolish dreams are poisonous. Just like a book that tells us about the end of the world. There’s the reality that we can’t turn back already. Yes I have a dream. I believe in that dream. Please watch over me. Standing in front of that cold wall called fate. One day I will pass over that wall. And be able to fly. As high as the sky. This heavy thing called life can’t tie me down`` -Goose`s Dreamー

    Secarik Kertas

    • August (1)
    • July (2)
    • June (2)
    • April (2)
    • January (1)
    • November (1)
    • February (1)
    • January (2)
    • May (5)
    • April (3)
    • January (5)
    • December (5)
    • November (4)
    • October (6)
    • September (6)
    • August (1)
    • July (12)
    • June (6)
    • May (2)
    • April (8)
    Powered by Blogger.

    Followers

    Just a words~

    Selalu lakukan yang terbaik untuk satu atau semuanya, tapi bukan untuk selalu menjadi yang terbaik untuk satu atau semuanya.

  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright 7 Years Love`s saphirawings. All rights reserved.
    Designed by FTL Wordpress Themes | Bloggerized by FalconHive.com
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top